Pasar Kopi Luwak di Indonesia
Sebagian besar di Indonesia, kopi canephora (robusta) digunakan dalam kopi instan dan manufaktur lainnya. Pasar domestik mengkonsumsi sekitar 150.000 ton metrik canephora per tahun. Ekspor kopi dijual melalui New York Exchange (Nyce). Pasar utama Amerika Serikat, Eropa Barat dan Jepang. Permintaan dari pasar negara berkembang seperti Rusia, Cina, Taiwan, Korea Selatan dan Malaysia semakin meningkat. Canephora juga merupakan bagian penting dari campuran espresso tradisional, di mana hal itu menambah rasa karakteristik.Sejarah Kopi Luwak Indonesia
Asal kopi luwak sangat berhubungan erat dengan sejarah produksi kopi di Indonesia. Pada awal abad 18 Belanda mendirikan perkebunan kopi di pulau Jawa dan Sumatera, termasuk kopi Arabika diperkenalkan dari Yaman. Segera, penduduk asli mengetahui bahwa beberapa jenis musang atau luwak (Asian Palm Civet) mengkonsumsi buah kopi, namun mereka meninggalkan biji kopi tercerna dalam kotorannya. Penduduk asli yang mengumpulkan kopi ini 'kotoran biji’, kemudian dibersihkan, dipanggang dan dibuat bubuk untuk membuat minuman kopi sendiri.Ketenaran kopi luwak aromatik menyebar dari penduduk setempat, dan menjadi minuman favorit mereka (Belanda), namun karena proses langka dan tidak biasa, kopi luwak menjadi mahal bahkan di zaman kolonial. Readmore..
